Si Juara Grup Melalui Alang Rintang yang Sulit, Anda Tertantang untuk Memprediksi?

Perihal puncak klasemen sudah pernah kita bahas sebelumnya dan menjadi acuan para pemain judi atau bettor untuk berani menebak siapa juara dari urutan 1-3. Berkaitan dengan tebakan siapa yang akan jadi juara, sangat bersangkutan pula dengan apa yang akan kita bahas kali ini. Tetapi sebelumnya, secara umum dalam pembahasan di artikel ini, yaitu akan mewacanakan kemampuan klub menjadi juara grup.

Dengan segenap hati yang bahagia kami akan mengulas kepada anda sekalian mengenai juara grup pada satu season liga atau satu musim pada liga. Menjadi juara grup sangatlah tidak mudah, sebuah klub harus memiliki mental yang kuat dan kekompakkan tim dari manajemennya hingga para punggawa. Meski biasa didominasi oleh tim-tim hebat dalam liga untuk urutan ke 1-3, tapi untuk menebak siapa pada akhirnya yang menjadi juara pertama dalam liga ternyata juga tidaklah mudah.

Kesulitan itu tidak sama besarnya dengan menebak siapa yang menjadi juara grup. Dalam grup penyisihan untuk liga champion misalnya, dalam satu grup bisa dihitung pakai jari alias hanya 4 tim saja. Pertandingan dilakukan untuk masing-masing tim sebanyak dua kali, yaitu di kandang dan tandang.

Contoh pertandingan bergengsi

Beberapa contoh bakal kami berikan pada ulasan di bawah ini dengan mencontohkan pertandingan-pertandingan bergengsi antara klub-klub kenamaan di dunia. Sehingga, anda bisa mempelajari dengan seksama bahwa tim besar yang pernah berada di puncak klasemen pada musim sebelumnya belum tentu bisa menjadi juara. Begitu juga pada sebuah grup, yang untuk kesekian kalinya menjadi juara grup penyisihan, belum tentu juga bakal menjadi juara grup pada musim liga champion yang akan datang.

Pada November 2018 lalu, pertandingan bergengsi dari klub-klub kenamaan dunia menjadi sorotan jutaan pasang mata penggila sepak bola. Bagaimana tidak, contoh saja untuk grup A yang di huni Atletico Madrid, AS Monaco, Borussia Dortmund dan Club Brugge. Persaingan ketat untuk menjadi juara grup dan bisa lolos ke babak 16 besar bukalah pekerjaan mudah. Tapi akhirnya, Atletico Madrid lah yang berhasil lolos ke babak 16 besar setelah meraih kemenangan atas AS Monaco dengan skor 2-0.

Pertarungan di masing-masing grup

Borussia Dortmund dipastikan melaju ke babak 16 besar setelah hanya meraih hasil imbang melawan Club Brugge.  Walaupun meraih hasil imbang, mereka kini menempati posisi kedua dengan raihan 10 poin dan terpaut dua angka, Atletico Madrid yang menjadi pemuncak klasemen. Grup D memastikan untuk dua wakilnya ke 16 besar, FC Porto dan FC Schalke. Ketika Lokomotiv Moskwa berhasil mengalahkan Galatasaray dengan perolehan gol 2-0. Hasil itu membuat Galatasaray tidak bisa mengejar Schalke yang kalah dari Porto dengan skor akhir 1-3.

Mau tak mau, Porto memuncakki klasemen Grup D dengan meraih 13 poin, sedangkan Schalke meraih 8 poin. Lalu di Grup C, saat itu belum ada tim yang bisa dipastikan melaju ke babak 16 besar. Lantaran, Napoli menjadi pemuncak klasemen kala itu baru meraih sembilan poin, setelah berhasil mengalahkan Crvena Zvezda 3-1. Dan di sisi lain, Paris Saint-Germain yang menduduki peringkat kedua baru memiliki delapan poin setelah menang atas Liverpool dengan skor akhir 2-1.

Liverpool tertunduk di peringkat 3

Meskipun akhirnya kalah, Liverpool yang menghuni peringkat ketiga Grup C dengan raihan enam poin masih memiliki peluang melaju ke babak 16 besar saat itu. Liverpool masih bisa melaju ke babak 16 besar dan akan ditentukan pada matchday keenam Grup C. Di Grup B, hanya Barcelona yang sudah memastikan meraih tiket ke babak 16 besar yang mampu mengunci posisi puncak klasemen grup.

Kehebatan lain dibuktikan oleh Tottenham Hotspur yang berhasil meraih kemenangan atas tamunya, Inter Milan, dengan skor 1-0, sehingga ia menghuni peringkat kedua dengan raihan tujuh poin. Inter Milan terhitung memiliki tujuh poin, baik Tottenham maupun Inter Milan masih memiliki peluang untuk melaju ke babak 16 besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *